Rabu, 12 Oktober 2011

JENNIFER CONNELY; AKTRIS DENGAN BAKAT AKTING YANG MENGESANKAN

Difilm A Beautiful Minds (2001), aktris ini tampil begitu memukau. Aktingnya cukup prima dan mampu mengimbangi lawan mainnya, termasuk aktor peraih Oscar, Russel Crowe, berkat penampilannya tersebut piala Oscar untuk kategori Best Supporting Actress pada perhelatan Academy Awards 2002 jatuh ketangannya. Aktris tersebut adalah Jennifer Connely.
                Jennifer Lynn Connely lahir pada 12 Desember 1970 di Catskill Mountain, New York, Amerika Serikat. Sejak kecil kedua orang tua Jennifer telah mendorongnya untuk ikut kegiatan modelling, karena wajah Jennifer cukup menarik dan personalitynya juga mengesankan maka karirnya didunia modelling cukup mulus, dimulai dengan menjadi model majalah lalu menjadi bintang iklan.
                Jennifer mulai mengenal akting ketika pada usia 12 tahun dia tampil disalah satu episode serial televisi Tales of the Unexpected (1982). Penampilannya difilm dimulai ketika dia lolos audisi untuk memerankan seorang penari ballet difilm Once Upon a Time in America (1984), meskipun penampilannya difilm ini singkat namun cukup untuk menunjukkan bakatnya yang besar. Setelah film pertamanya, Jennifer kembali lolos audisi difilm horor karya Dario Argento berjudul Phenomena (1985), difilm ini Jennifer untuk pertama kali memperoleh peran yang cukup penting meskipun film ini belum mengangkat namanya.
                Nama Jennifer mulai terangkat setelah berakting difilm Labyrinth (1986), aktingnya difilm ini mampu menarik perhatian banyak sineas. Jennifer kembali menarik perhatian difilm Some Girl (1988), hal tersebut kemudian membuat Dennis Hopper mengajaknya tampil difilm The Hot Spot (1990) sayangnya film ini flop dipasaran. Jennifer lalu tampil lagi difilm The Rocketeer (1991), ternyata film ini cukup sukses dan mengangkat pamornya sebagai aktris pendatang baru yang berbakat, akting Jennifer difilm-film selanjutnya cukup membuktikan hal tersebut.
                Ditahun 2000 Jennifer tampil sebagai pecandu drugs difilm Requiem for a Dream, aktingnya menuai pujian dari para kritikus bahkan Independent Spirit Awards memasukkan namanya sebagai salah satu nominator Best Supporting Actress ditahun 2001. Jennifer Connely semakin total dalam berakting, hal ini membuat Ron Howard langsung memilihnya untuk mendampingi Russel Crowe difilm A Beautiful Mind (2001) ternyata film ini semakin mengangkat namanya bahkan aktingnya diganjar piala Oscar.
Pasca film Beautiful Mind, Karir istri dari aktor Paul Bettany ini semakin kokoh, beberapa film bermutu berhasil meneguhkan potensi aktingnya, antara lain; House of the Sand and Fog (2003), Dark Water (2005), Blood Diamond (2006),  Reservation Road (2007), dan Inkheart (2008). Hingga saat ini Jennifer masih tetap eksis didunia perfilman dengan beberapa proyek film yang siap diluncurkannya.     .    

Senin, 10 Oktober 2011

JOHN FINN; TETAP SETIA DIJALUR AKTING

             John Joseph Finn atau lebih dikenal dengan nama John Finn dilahirkan di New York City, New York, Amerika Serikat pada 30 September 1952. John mengawali karirnya dikota New York dengan menjadi supir limousine, kedekatannya dengan beberapa orang televisi membuatnya berkesempatan untuk tampil menunjukkan bakat aktingnya.
                Dimulai dengan bermain disalah satu episode serial televisi B.J. and the Bear (1979), John kemudian tampil mengisi episode dibeberapa serial televisi lainnya, seperti; The Incredible Hulk (1981), Fame (1982), Spenser: For Hire (1987), Miami Vice (1988), dan A Man Called Hawk (1989). Penampilan John Finn difilm layar lebar pertama kali melalui film Death Mask (1984), kemudian ditahun yang sama dia juga turut membintangi film The Pope of Greenwich Village (1984).
                Nama John Finn sedikit terangkat setelah tampil difilm Glory (1989), meskipun perannya relatif kecil namun mampu menunjukkan potensinya. Selepas film tersebut, John cukup sibuk menerima berbagai tawaran peran baik ditelevisi maupun dilayar lebar. Beberapa film yang kemudian turut dibintanginya, antara lain; Desperate Hours (1990), Cover Up (1991), Cliffhanger (1993), Being Human (1994), dan City Hall (1996).
                 Karir John dibidang akting cukup mulus walaupun dia belum banyak mendapatkan peran penting, namanya kembali benderang setelah dia lolos kasting untuk memerankan karakter Capt. Geary diserial EZ Streets (1996-1997). John tampil diserial ini sampai 14 episode dan cukup memperolah apresiasi positif, kemudian ditahun 1998 John kembali memperoleh peran yang cukup penting diserial televisi Brooklyn South. Pasca kedua serial tersebut nama John cukup banyak dikenal sineas, sehingga John banyak memiliki kesempatan untuk tampil difilm-film bermutu, seperti; True Crime (1999), Analyze That (2002), Catch Me If You Can (2992), The Hunted (2003), dan The Human Stain (2003).
                John Finn semakin mengukuhkan dirinya sebagai aktor bertalenta walaupun belum terlalu terkenal setelah tampil diserial Cold Case. Sampai saat ini John masih tetap aktif didunia akting karena dia begitu mencintai seni yang telah banyak memberikan sesuatu baginya.       

JEFF GARLIN; AKTOR KOMEDI DENGAN BANYAK TALENTA

Jeff Garlin tampil memikat dalam serial Curb Your Enthusiasm (2000), serial tersebut cukup diterima dan mendapatkan apresiasi positif. Diserial tersebut selain sebagai aktor, dia juga merangkap sebagai eksekutif produser. Jeff juga selain aktor komedi dia juga dikenal sebagai stage-performer atau komedian yang melakukan lawakan secara solo diatas panggung.
                Jeff Garlin terlahir dengan nama Jeffrey Todd Garlin pada 5 Juni 1962 di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Jeff memulai karirnya dalam dunia komedi menjadi stage-performer, gayanya diatas panggung terinspirasi dari artis-artis komedi idolanya, yaitu; Richard Pryor, Woody Allen, dan Shelley Berman. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mencatatkan namanya sebagai artis komedi pendatang baru paling menjanjikan dikala itu,
                Karirnya didunia film dimulai ketika dia menjadi figuran difilm Spring Break (1983), namun secara total dia memasuki dunia film terutama film komedi ditahun 1989 dengan menjadi pemeran disalah satu episode serial komedi Roseanne (1989). Jeff Garlin kemudian bermain difilm-film seperti; Straight Talk (1992), RoboCop 3 (1993), Little Big League (1994), The Computer Wore Tennis Shoes (1995), dan The Love Bug (1997). Jeff kemudian bermain diserial Mad About You (1997-1999) dan melalui serial inilah namanya mulai diperhitungkan. Aktor komedi alumnus Chicago’s Second City Theatre ini juga tampil didua film komedi yang cukup populer yaitu Austin Powers: The Spy Who Shagged Me (1999) dan Bounce (2000).
                Performa akting Jeff semakin mengkilap melalui serial Curb Your Enthusiasm (2000-2011), bahkan melalui serial inilah Jeff banyak menuai pujian dan penghargaan. Jeff juga sempat memperkuat serial Arrested Development (2005-2006) sebanyak 12 episode, dan lagi-lagi penampilannya diserial ini banyak disukai pemirsa. Ternyata Jeff tidak hanya mampu tampil didepan kamera, dia juga mampu menjadi seorang sutradara, salah satu film penyutradaraannya yang cukup populer dimana dia juga menjadi pemeran utamanya adalah film I Want to Someone to Eat Cheese With Me (2006).
                Jeff Garlin saat ini masih terlibat dalam proses produksi beberapa proyek film yang sedang dipersiapkannya, Jeff siap kembali mengocok perut dengan performa komedinya yang sangat memukau.          

JASON SCHWARTZMAN; MANTAN ANAK BAND YANG BERAKTING CEMERLANG

             Jason Francesco Schwatzman lahir di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 26 Juni 1980. Dia lahir dikeluarga yang berlatar belakang dunia entertainment, ayahnya, Jack Schwartzman, seorang produser terkenal, sedangkan ibunya, Talia Shire, seorang aktris. Bahkan Jason juga memiliki hubungan kekeluargaan dengan Francis Ford Coppola dan Nicholas Cage.
                Setelah tamat dari Windward School di Los Angeles, Jason membentuk grup band yang bernama Phantom Planet pada tahun 1994. Digrup band tersebut dia memegang posisi sebagai pemukul drum, dan bersama grup band ini Jason melahirkan sejumlah singel hits salah satu hitsnya yang cukup terkenal adalah California. Ternyata selain bermusik, Jason memiliki bakat lain yaitu bakat akting dan karena bakat itulah dia langsung terpilih menjadi salah satu pemeran difilm perdananya berjudul Rushmore (1998), hasilnya tidak mengecewakan karena aktingnya banyak dipuji bahkan beberapa penghargaan berhasil disabetnya sebagai konsekwensi atas performa aktingnya.
                Selanjutnya Jason sambil tetap aktif diband Phantom Planet dia juga membintangi sejumlah film, diantaranya; CO (2001), Slackers (2002), Spun (2002), dan Just Like Mona (2003). Namun Jason semakin kesulitan membagi waktu antara band dan karirnya difilm, hal inilah yang membuat Jason harus membuat keputusan untuk meninggalkan band Phantom Planet. Setelah meninggalkan band Phantom Planet, Jason semakin fokus dengan karir aktingnya dan kemudian melahirkan sejumlah film berkualitas, seperti; I Heart Huckabees (2004), Shopgirl (2005), Marie Antoinette (2006), Fantastic Mr. Fox (2009), dan Scott Pilgrim Vs. the World (2010).
                Jason yang menikahi Brady Cunningham ditahun 2009 ini masih tetap eksis didunia akting, bahkan sesekali dia masih sempat merilis lagu-lagunya. Hal tersebut semakin mengukuhkan jati diri Jason sebagai artis multi talenta. 

JASON O’MARA; BESAR DITEATER, MATANG DITELEVISI

JASON O’MARA; BESAR DITEATER, MATANG DITELEVISI
                Jason O’Mara dikenal sebagai salah satu aktor asal Irlandia yang memiliki kemampuan akting yang cukup mengagumkan, hal ini dikarenakan dia dididik secara otodidak didalam lingkungan teater sejak usia remaja.
                Lahir di Dublin, Irlandia pada 6 Agustus 1962, Jason O’Mara memiliki gelar BA dari Trinity College Dublin dalam bidang Drama and Theatre. Setelah menamatkan pendidikan tinggi, Jason kemudian pindah ke London, Inggris untuk lebih berkonsentrasi ke dunia akting. Di London Jason banyak tampil dipanggung-panggung teater bersama kelompok-kelompok teater ternama di London, diantaranya The Royal Shakespeare Company, The Almeida Theater, maupun The Gate Theater. Secara bersamaan Jason masih pulang balik dari London ke Dublin, di Dublin ia tampil dilayar lebar maupun layar televisi. Jason pertama kali tampil melalui sebuah film pendek berjudul Summertime (1995), kemudian Jason ikut bermain dibeberapa episode serial televisi, semacam; Soldier Soldier (1996), Peak Practice (1998), maupun Berkeley Square (1998). Meskipun harus bolak balik antara Dublin dan London, namun Jason masih sanggup menjaga performa aktingnya baik dipanggung teater maupun didepan kamera terbukti ia masuk nominasi the Irish Theater Awards lewat performanya dipanggung teater, pada tahun 2002.
                Jason O’Mara hijrah ke Hollywood ditahun 2002, pengalaman aktingnya di Inggris dan Irlandia ternyata menarik perhatian sutradara kawakan Steven Spielberg, ia kemudian diajak Steven untuk tampil diserial televisi yang diproduseri Steven. Serial tersebut adalah Band of Brothers (2001), meskipun dia hanya tampil sebanyak 2 episode namun aktingnya mampu mengangkat pamornya dimata beberapa movie maker ternama. Selepas tampil difilm televisi berjudul Eastwick (2002), Jason menerima tawaran untuk menjadi salah satu pemeran utama diserial The Agency (2002-2003), Jason tampil sejak musim kedua. Diserial inilah jason bertemu dengan Paige Turco, yang juga salah satu pemain, Paige Turco kemudian menjadi istrinya.
                Jason O’Mara lebih banyak bermain diserial televisi dan film televisi, untuk film layar lebar sendiri Jason belum mendapat kesempatan. Film layar lebar Jason hanya Resident Evil: Extinction (2007). Namun kapasitas dan kemampuan aktingnya tidak bisa dianggap enteng, serial-serial semacam Life on Mars (2007), In Justice (2006), dan beberapa serial lainnya merupakan pembuktian Jason atas hal tersebut.        
               

JANE POWELL; AKTRIS BERTALENTA NAMUN KARIR FILM SINGKAT

                Jane Powell merupakan salah satu aktris spesialis drama musikal sekaligus penyanyi tenar diera 40 dan 50-an, walaupun karir filmnya tidak begitu panjang.
                Bernama asli Suzanne Lorraine Burce, Jane dilahirkan di Portland, Oregon, Amerika Serikat pada 1 April 1929. Jane sudah mulai tampil menyanyi ketika usianya baru menjelang 13 tahun, Jane memperdengarkan suaranya distasiun radio lokal. Suara soprannya ternyata menarik perhatian banyak orang, termasuk beberapa pegiat teater, Jane kemudian diajak untuk tampil dipentas teater drama musikal. Bakatnya yang besar dibidang tarik suara membuat studio MGM tertarik untuk mengorbitkannya menjadi bintang film.
                Jane memulai debut filmnya ketika usianya hampir 15 tahun melalui film Song of the Open Road (1944), nama karakter yang diperankannya, Jane Powell, resmi menjadi nama artisnya. Film tersebut langsung mempopulerkan nama Jane Powell, setahun kemudian dia kembali berakting lewat film Delightfully Dangerous (1945) yang lagi-lagi mengangkat pamornya sebagai artis muda berbakat. Sepanjang dekade 40-an dan 50-an, sahabat karib Elizabeth Taylor ini menjadi salah satu aktris tenar dengan spesialisasi film musikal, beberapa filmnya yang cukup mengangkat namanya antara lain; A Date with Judy (1948), Royal Wedding (1951), Three Sailors and a Girl (1953), Seven Brides for Seven Brothers (1954), dan Hit the Deck (1955).
                Menjelang akhir tahun 50-an, film-film musikal mulai mengalami penurunan pamor dan hal itu berimbas pada karir Jane Powell. Studio MGM kemudian bermaksud memutus kontrak Jane, namun Jane memilih pergi sebelum hal itu terjadi. Jane kemudian pindah ke wilayah negara-negara bagian Amerika Serikat di pantai timur dan melanjutkan karirnya disana dengan tampil dibeberapa pertunjukan musikal. Jane juga masih sempat tampil ditelevisi, masih menjadi bintang iklan, bahkan syuting film-film untuk kapasitas video. Karirnya dibidang perfilman tidak bisa sesukses dulu lagi, namun sebagai aktris untuk panggung musikal pamornya masih cukup diakui.
Jane Powell yang sudah 5 kali menikah saat ini tenang menjalani kehidupan masa tuanya di Connecticut bersama suami terakhirnya yang merupakan mantan artis cilik, Dickie Moore.      
                 

JACK PALANCE; MANTAN PETINJU DENGAN METODE AKTING UNIK

                Jack Palance merupakan seorang aktor legendaris yang memiliki metode akting yang unik serta mampu menampilkan mimik wajah yang berbeda secara natural sesuai dengan karakter peran yang dimainkannya.
                Terlahir dengan nama Volodymyr Palanyuk di Lattimer Mines, Pennsylvania, Amerika Serikat pada 18 Februari 1919. Nama aslinya merupakan simbol bahwa dia masih memiliki darah Ukrania. Besar dilingkungan pertambangan tidak membuat Jack memiliki minat didunia tambang, sejak duduk disekolah menengah dia sudah memiliki hasrat besar untuk keluar dari lingkungan tempat tinggalnya. Akhirnya dia mendapat beasiswa ke University of North Carolina karena keunggulannya dibidang olahraga, namun sayang studinya di universitas tersebut tidak sampai tuntas yang membuat Jack memulai peruntungannya menjadi petinju profesional kelas berat. Dengan menggunakan nama tanding Jack Brazzo, dia mulai meniti karir tinjunya dan hasilnya tidak mengecewakan, Jack memiliki rekor yang sangat bagus. Sayangnya dia harus berhenti dari dunia tinju karena dia harus mengikuti wajib militer dan ikut dalam perang dunia kedua.
                Setelah perang dunia kedua berakhir, Jack sudah tidak berminat lagi melanjutkan karir tinjunya, Jack kemudian bekerja sebagai seorang wartawan olahraga dan penyiar radio sambil kuliah jurnalistik di Stanford University. Hingga suatu saat Jack, yang kemudian menggunakan kata Palance dibelakang kata Jack, tampil dipanggung teater. Jack menemukan hasratnya yang lain yaitu berakting dan dia mampu menampilkan performa akting yang baik dipanggung teater sehingga The Theatre World Awards memberinya penghargaan sebagai Promising New Personality, prestasi yang membuat 20th Century Fox mengontraknya.
                Dibawah 20th Century Fox, Jack kemudian memulai karir perfilmannya dimulai dengan debut penampilannya difilm Panic in the Street (1950). Aktingnya difilm ini banyak dipuji, Jack kemudian tampil difilm Halls of Montezuma (1950) dan difilm ini Jack menunjukkan kebolehannya dalam bertinju. Pada filmnya yang ketiga, Sudden Fear (1952), Jack berhasil masuk kedalam nominasi Academy Awards untuk pertama kalinya namun sayang keberuntungan belum berpihak kepadanya.
                Jack Palance kembali masuk kedalam nominasi Academy Awards lewat film Shane (1953) namun masih gagal meraih Oscar. Jack harus menunggu selama hampir 38 tahun untuk memenangkan Oscar, dia baru bisa memperoleh penghargaan tersebut lewat penampilannya difilm City Slickers (1991). Jack membintangi berbagai genre film dan menyuguhkan akting yang memikat sekaligus mengesankan dengan metode akting yang unik, beberapa film yang dibintangi Jack Palance, antara lain; The Lonely Man (1957), The Man Inside (1958), The Professionals (1966), The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde (1968), Craze (1974), Diamante Lobo (1975), Batman (1989), Solar Crisis (1990), dan Treasure Island (2000).
                Jack Palance meninggal di California, Amerika Serikat, pada 10 November 2006 dalam usia 84 tahun.